Sekilas Sertifikasi Auditor di Indonesia

Auditor diharuskan bekerja secara profesional dan independen. Untuk menciptakan hal tersebut auditor harus mampu melalui ujian sertifikasi auditor. Auditor yang telah melalui ujian sertifikasi memiliki pengakuan global dan dapat memberikan kepercayaan atas audit yang telah dia laksanakan.

Hasil gambar untuk certified public accountant
sumber: cyal-international.com

Terdapat ujian sertifikasi Certified Public Accountant (CPA) yang ditujukan untuk profesi akuntan publik. Untuk ujian sertifikasi CPA di Indonesia, lembaga Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) adalah lembaga yang berhak mengeluarkan sertifikat CPA. Hal ini sesuai dengan UU No.5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik. CPA di Indonesia terbagi dalam tiga tingkat, yaitu: Ujian Tingkat Dasar, Ujian Tingkat Profesional dan Ujian penilaian kompetensi rekan perikatan audit.

Hasil gambar untuk logo iapi
sumber: iapi.or.id

Salah satu contoh ujian sertifikasi lainnya adalah Certified Internal Auditor (CIA). CIA dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditor (IIA) yang selanjutnya diberikan untuk profesi auditor internal dalam profesi akuntansi. Di Indonesia lembaga yang mengeluarkan sertifikat jenis ini adalah Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) berupa sertifikat Qualified Internal Auditor (QIA). Sertifikat ini berlaku di Indonesia dan diakui oleh IIA.

Selain CPA dan CIA, terdapat Certified Information System Auditor (CISA) yang berfungsi sebagai bukti pencapaian seseorang yang profesional di bidang audit, pengendalian, dan keamanan informasi. CISA dikeluarkan oleh Information System Audit and Controll Association (ISACA). CISA dapat diperoleh melalui tes yang diselenggarakan oleh CIA, PPAK UI, dan YPIA yang memiliki keterkaitan dengan ISACA.

Sertifikasi auditor penting dilakukan sebagai bukti dan pengakuan atas profesionalitas seorang auditor. Sertifikasi ini juga berperan penting dalam kesamaan ‘bahasa’ serta kesamaan persepektif auditor, menaikkan kompetensi auditor, jaminan reputasi positif profesional audit, dan lebih diperhitungkan oleh perusahaan ketika merekrut tenaga auditornya.

Sumber :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *