Untuk Apa Mengaudit Badan Otonom?

Sejak tahun anggaran 2019, Badan Otonom (BO) di lingkungan BK KM PKN STAN diaudit oleh BAK. Perintah ini datang dari BLM sesuai dengan ketentuan yang ada. Tak sedikit pihak yang mempertanyakan keputusan ini, mengingat tidak ada aliran dana KM ke BO. Di sisi lain, tuntutan integritas dan akuntabilitas terus menggema tidak hanya dari kalangan mahasiswa, namun juga dari lembaga. 

Untuk mengetahui akuntabilitas dan transparansi BK KM PKN STAN maka diperlukannya audit yang independen, objektif dan profesional dengan mengidentifikasi masalah, menganalisis dan mengevaluasi, serta menilai kebenaran dan kecermatan kredibilitas, dan keandalan laporan di lingkungan KM PKN STAN. Saat ini  tuntutan terhadap pelaksanaan akuntabilitas dan transparansi semakin meningkat agar terciptanya sistem organisasi yang baik.  Beberapa kebijakan untuk mewujudkan hal tersebut antara lain meliputi penetapan standar etika dan perilaku, penetapan struktur organisasi dan proses pengorganisasian yang mengatur peran dan tanggung jawab serta akuntabilitas organisasi, sistem pengendalian yang memadai, kebijakan pelaporan eksternal yang disusun berdasarkan sistem akuntansi yang sesuai standar.

Untuk memenuhi tuntutan tersebut dan memperkuat struktur pengendalian serta mengevaluasi suatu sistem akuntansi dan menilai kebijakan yang dilakukan dalam sebuah organisasi, maka peran dan fungsi audit menjadi sesuatu yang mutlak dibutuhkan dan harus direalisasikan dalam suatu organisasi. Termasuk juga audit Badan Otonom di lingkungan KM PKN STAN.

Selain berkaitan dengan akuntabilitas dan integritas, terdapat aturan yang mendorong BAK untuk melaksanakan audit terhadap BO. Menurut pasal 8 ayat 3 dalam Ketetapan Badan Legislatif Mahasiswa PKN STAN Nomor: 007/TAP.02/BLM/XII/2018 tentang Badan Otonom, Badan Otonom berkewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan laporan keuangan kepada BLM. Sedangkan menurut pasal 11 ayat 1 dalam Ketetapan Badan Legislatif Mahasiswa PKN STAN Nomor: 006/TAP.02/BLM/IX/2017 Tentang Badan Audit Kemahasiswaan, BAK dapat memberikan kepada BLM, BEM, BO, LK, LPM dan kepanitiaan yang diperlukan karena sifat pekerjaannya. Sehingga dasar ini sangat kuat untuk melegitimasi BAK dalam menjalankan tugasnya.

Apa saja BO yang diaudit oleh BAK? Badan otonom di PKN STAN terdiri dari  STAPALA, SMC dan SEC.  STAPALA adalah badan otonom yang menjadi wadah bagi mahasiswa PKN STAN dalam mengembangkan kecintaan terhadap alam. Keanggotaan STAPALA seumur hidup menjadikan alumni tetap berperan aktif dalam banyak kegiatan. Selanjutnya adalah STAN MUSIC COMMUNITY (SMC) yang bergerak di bidang seni musik, sebagai media penyalur dan pengembangan  minat dan bakat mahasiswa.  Lalu ada STAN ENGLISH CLUB (SEC), badan otonom dalam struktur KM PKN STAN yang berfokus pada aktivitas pengembangan kemampuan dan keahlian bahasa Inggris. 

Badan otonom di atas dibentuk sebagai wadah mahasiswa dalam menyambungkan minat dan bakat. Selain fungsi tersebut, sebagai sebuah organisasi, BO harus menjalankan organisasi dengan baik yang antara lain diwujudkan dengan kinerja organisasi yang bertanggungjawab, terbuka, dan sehat demi mempeloporiperubahan positif di lingkungan KM PKN STAN.

Tujuan audit yang dilakukan bukan untuk mencari-cari kesalahan tetapi dilakukan untuk meningkatkan dan menyempurnakan organisasi itu sendiri. Sehingga tidak ada satupun keinginan dari BAK untuk mencari-cari kesalahan atau bahkan menyudutkan BO. Dalam peraturan juga diamanatkan agar BAK menjadikan BO sebagai objek audit. Oleh karena itu, perlu diadakan audit badan otonom di KM PKN STAN tahun 2019. Tujuannya jelas: memperkuat badan otonom menjadi sarana pengembangan minat dan bakat dalam bidang seni, akademik/ilmiah, dan keagamaan yang bersifat mandiri, dan tak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KM PKN STAN, norma serta aturan yang berlaku sesuai dengan cita-citanya.~DMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *